Budi Pekerti dan Akhlakul Karimah Fondasi Pendidikan Karakter di MA Ma’arif Mojo
MASIF - pembiasaan budi pekerti dan akhlakul karimah adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan. MA Ma'arif Mojo meyakini bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik semata, tetapi juga dari terbentuknya karakter peserta didik yang santun, beretika, dan berakhlak mulia. Oleh karena itu, berbagai bentuk pembiasaan positif terus diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah.
Salah satu bentuk pembiasaan yang menjadi ciri khas di MA Ma’arif Kraton Mojo Kediri adalah budaya bersalaman dengan mencium tangan guru. Setiap pagi, siswa dibiasakan untuk menyapa dan bersalaman dengan guru sebagai bentuk penghormatan dan adab kepada pendidik. Tradisi ini tidak hanya mengajarkan sopan santun, tetapi juga menanamkan nilai tawadhu’, rasa hormat, dan kedekatan emosional antara siswa dan guru. Melalui kebiasaan sederhana ini, siswa dilatih untuk menghargai peran guru sebagai pembimbing dan teladan dalam kehidupan.
Selain itu, madrasah juga membiasakan siswa untuk menggunakan bahasa krama inggil kepada guru dalam setiap interaksi sehari-hari. Penggunaan bahasa krama inggil merupakan bentuk penghormatan yang tinggi dalam budaya Jawa. Dengan pembiasaan ini, siswa diajarkan untuk bertutur kata secara santun, terukur, dan penuh etika. Kebiasaan berbahasa yang baik ini diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang memiliki kesadaran etika komunikasi, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.
Sebagai bentuk penguatan nilai budaya dan karakter, MA Ma’arif Kraton Mojo Kediri menetapkan hari Kamis sebagai hari khusus pembiasaan budaya Jawa. Pada hari tersebut, seluruh siswa wajib mengenakan pakaian adat sorjan dan menggunakan bahasa Jawa halus dalam berkomunikasi dengan sesama teman, serta tetap menggunakan bahasa krama inggil saat berinteraksi dengan guru. Pembiasaan ini tidak hanya bertujuan melestarikan budaya lokal, tetapi juga melatih siswa untuk memahami konteks, situasi, dan lawan bicara dalam berbahasa. Dengan demikian, siswa tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki kecakapan sosial dan budaya.
Pembiasaan budi pekerti di MA Ma’arif Kraton Mojo Kediri juga tercermin dalam sikap menghargai dan menghormati orang lain serta tanggap terhadap situasi. Siswa dilatih untuk memiliki kepekaan sosial, sehingga mampu membaca keadaan dan bertindak secara tepat. Salah satu wujud nyata dari pembiasaan ini adalah sikap siswa yang langsung mengerjakan tugas dengan sepenuh hati tanpa harus diperintah. Sikap proaktif ini menunjukkan tumbuhnya rasa tanggung jawab dan kesadaran diri dalam menjalankan kewajiban sebagai pelajar.
Selain itu, madrasah juga membiasakan siswa untuk tidak berjalan di depan guru, tamu, atau orang tua yang sedang berada di lingkungan madrasah. Pembiasaan ini merupakan bagian dari adab sopan santun yang diajarkan dalam budaya dan ajaran Islam. Siswa diarahkan untuk memberi ruang dan mendahulukan guru atau tamu sebagai bentuk penghormatan. Melalui kebiasaan ini, siswa belajar tentang etika sosial, tata krama pergaulan, serta pentingnya menghormati orang lain dalam setiap situasi.
Bentuk pembiasaan lainnya yang terus ditanamkan adalah sikap menundukkan kepala atau menyapa dengan sopan ketika berpapasan dengan guru. Kebiasaan ini melatih siswa untuk selalu menunjukkan sikap hormat dan rendah hati. Sapaan sederhana yang disertai sikap tubuh yang santun menjadi cerminan akhlakul karimah yang diharapkan melekat pada diri setiap peserta didik. Pembiasaan ini juga membangun suasana madrasah yang ramah, penuh penghormatan, dan saling menghargai.
Seluruh pembiasaan budi pekerti dan akhlakul karimah tersebut dilaksanakan secara konsisten dan terintegrasi dalam aktivitas harian madrasah. Guru dan tenaga kependidikan berperan sebagai teladan utama dalam menampilkan sikap santun, disiplin, dan beretika. Keteladanan ini menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pembinaan karakter, karena siswa belajar tidak hanya dari nasihat, tetapi juga dari contoh nyata yang mereka lihat setiap hari.
MA Ma’arif Kraton Mojo Kediri meyakini bahwa pembiasaan yang dilakukan secara terus-menerus akan membentuk karakter yang melekat dan menjadi bagian dari kepribadian siswa. Nilai-nilai budi pekerti dan akhlakul karimah yang ditanamkan di madrasah diharapkan dapat terbawa hingga ke lingkungan keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, lulusan MA Ma’arif Kraton Mojo Kediri tidak hanya memiliki bekal ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia, sikap santun, dan kepekaan sosial yang tinggi.
Melalui pembiasaan budi pekerti dan akhlakul karimah ini, MA Ma’arif Kraton Mojo Kediri menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang berkarakter, berbudaya, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Madrasah berharap peserta didik mampu menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan spiritual, sehingga siap berperan positif dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. [ ]
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
ANTUSIASME WARGA MA MA'ARIF MOJO DALAM PERINGATAN ISRA' MI'RAJ 1447 H.
MASIF- Madrasah Aliyah (MA) Ma’arif Kraton Mojo Kediri menyelenggarakan kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah / 2026 Masehi dengan pe
MBG TINGKATKAN SEMANGAT DAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA MA MA’ARIF MOJO
MASIF- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah (MA) Ma’arif Kraton Mojo Kediri mendapatkan sambutan yang sangat positif dari para siswa. Program in
MA Ma’arif Kraton Mojo Kediri Gelar Rapat Koordinasi dengan Wali Murid pada Awal Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026
MASIF- Madrasah Aliyah Ma’arif Kraton Mojo Kediri menggelar rapat koordinasi dengan wali murid sebagai bagian dari rangkaian kegiatan awal masuk semester genap Tahun Pelajaran 202
MA Ma’arif Kraton Mojo Kediri Siap Melaksanakan Pembelajaran Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026
MASIF - Madrasah Aliyah Ma’arif Kraton Mojo Kediri menyatakan kesiapan secara menyeluruh dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran pada semester genap Tahun Pelajaran 2025/2026. Ke
PERINGATAN MAULID NABI; SHOLAWATAN & MAKAN-MAKAN
MASIF - Rabiul awal adalah Bulan kelahiran Baginda Nabi Besar Muhammad SAW. Bulan ini adalah satu Bulan yang sangat istimewa bagi semua umat Islam di seluruh penjuru dunia, karena 1400
SEMARAK LOMBA DALAM RANGKA HUT RI KE-80
MASIF - Hari Ulang Tahun kemerdekaan Indonesia ke-80 tahun 2025 diperingati dengan sangat meriah di seluruh penjuru bumi Nusantara. Mulai warga di pelosok desa terpencil hingga di kota-
PESANTREN KILAT RAMADLAN 1446 H. SISWA MA. MA'ARIF MOJO
MASIF- Marhaban ya Ramadan, puasa Ramadan tahun 1446 hijriah telah memasuki hari yang ke-6. Hari itu pula adalah awal masuk bagi seluruh siswa MA. Ma'arif untuk mengikuti kegiatan belaj
PARENTING; SINGKRONISASI PROGRAM & KEBIJAKAN MADRASAH BERSAMA WALI MURID
MASIF- “Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah; kedua orang tuanyalah yang menjadikannya penganut agama Yahudi, atau Nasrani, atau Majusi.'' Al Hadits. Peran orang tua sanga
GELAR KARYA BERBUDAYA JAWA
MASIF - Pentas Seni dan Gelar Karya adalah kegiatan rutin tiap akhir semester dalam rangka menampilkan karya siswa mata pelajaran P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) yang saa
"SABET" (SMARTPHONE BASED TEST) PADA SUMATIF AKHIR SEMESTER
MASIF - Evaluasi sangat dibutuhkan pada setiap kegiatan untuk mengukur seberapa sukses dalam pelaksanaannya. Evaluasi juga berfungsi untuk mengetahui dan mencarikan solusi setiap permas
